Sabtu, 07 Februari 2015

Laporan Praktikum Kimia - Menentukan Indikator Alami dan Menentukan Perkiraan pH larutan

Laporan Praktikum Kimia
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas KIMIA


Disusun Oleh :
Salwa Nur Faiziya
XI MIA – 1



SMA NEGERI 1 GARUT
2014/2015
Jl. Merdeka No. 91



Percobaan 1 :
I.        Tujuan
Untuk mengetahui indikator alami

II.     Dasar Teori
Indikator alam merupakan bahan-bahan alam yang dapat berubah warnanya dalam larutan asam, basa, dan netral. Indikator alam yang biasanya dilakukan dalam pengujian asam basa adalah tumbuhan yang berwarna mencolok, berupa bunga-bungaan, umbi-umbian, kulit buah, dan dedaunan.

III. Alat dan Bahan
Alat :                                            Bahan :
Rumpang dan Talu                       Alkohol 2 tetes
Pipet Tetes                                   Kol Ungu
Plat Tetes                                     Mahkota Bunga
Botol Semprot                              Kunyit
                                                     Daun


IV. Cara Kerja
1.    Menggerus mahkota bunga secukupnya
2.    Menambah air dan 2 tetes alkohol pada bunga yang sudah halus
3.    Mengambil ekstrak
4.    Memasukan ekstrak ke plat tetes 3 buah
a.    Warna Awal
b.    Warna dengan 2 tetes HCl
c.    Warna dengan 2 tetes NaOH
5.    Mencatat perubahan-perubahan warna
6.    Melakukan hal yang sama dengan bahan yang lain; Kol ungu,kunyit, dan daun.

·         Catatan: Apabila bahan sebagai indikator alami, maka warna antara asam dan basa harus berbeda.

V.     Hasil pengamatan
Percobann 1 :

Bahan

Warna Awal

2 Tetes HCl

2 Tetes NaOH
Bunga Berwarna
Merah Kecoklatan
Oranye
Merah kecoklatan tua
Kol Ungu
Biru
Pink
Hijau
Daun
Hijau
Hijau tua
Hijau
Kunyit
Kuning
Kuning
Oranye

VI. Kesimpulan
Pada bunga berwarna, warna oranye menunjukan asam dan warna merah kecoklatan tua menunjukan basa. Pada kol ungu, warna pink menunjukan asam dan warna hijau menunjukan basa. Pada daun, warna hijau tua menunjukan asam dan warna hijau menunjukan basa. Pada kunyit, warna kuning menunjukan asam dan warna oranye menunjukan basa.Bahan sebagai indikator alami, maka warna antara asam dan basa harus berbeda.

PERCOBAAN 2 : Memperhatikan pH Larutan
I.                   Tujuan
Menentukan perkiraan pH berbagai larutan
II.                Dasar Teori
Asam secara umum merupakan senyawa kimia yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan denga pH lebih kecil dari 7. Suatu asam bereaksi dengan suatu basa dalam reaksi penetralan untuk membentuk garam. Contoh asam adalah asam asetat.
III.             Basa adalah zat-zat yang dapat menetralkan asam. Secara kimia, asam dan basa saling berlawanan. Basa yang larut dalam air disebut alkali.   

IV.             Alat dan Bahan
Alat :                                                         Bahan:
Plat Tetes                                                  Zat A
Pipet Tetes                                                            Zat D
                                                                  Air Sumur

V.                Cara Kerja
1.      Memasukan zat A 2 tetes ke 4 plat tetes
2.      Meneteskan masing-masing zat dengan MO (Metil Orange), MM (Metil Merah), BTB (Brom Thymol Blue), dan PP (Phenolfetalin)
3.      Mencatat perubahan warna yang terjadi
4.      Melakukan hal yang sama terhadap zat yang lain ; zat D dan air sumur

VI.             Hasil pengamatan
Zat
MO
MM
BTB
PP

A

Merah Muda

Pink

Oranye
Tidak Berwarna

D

Jingga

Kuning

Biru
Tidak Berwarna

Air Sumur

Jingga

Kuning
Biru Kehijauan
Tidak Berwarna


VII.          Kesimpulan
Zat A dengan perkiraan pH 6,0 – 7,6. Zat D dengan perkiraan pH ≥ 8,3. Dan air sumur dengan perkiraan pH 3,1 – 4,4. 



Daftar Pustaka
http://www.jejaringkimia.web.id/2009/12/indikator-asam-basa.html

VII.        Lampiran



1 komentar:

Unknown mengatakan...

Teman-teman ini merupakan laporan hasil praktikum kimia. Ini merupakan bahasan kimia kelas XI semester 2. Semoga bermanfaat sobat ^_^ terus kunjungi web saya,oke? :D

Posting Komentar